Pencarian selanjutnya
 
User Terdaftar

Username:

Password:

Log in otomatis pada kunjungan berikutnya?

» Lupa password
» Regristrasi
Random tayangan

Adipati Karna
Adipati Karna
Sejarah Pentas Wayang Nusantara
Komentar: 0


Tentang Pitoyo Amrih

Pitoyo Amrih

NovelWayang PitoyoAmrih


Flag counters!

 

 

Donate 5 USD to contribute on building the valuable content about Wayang Indonesia to this Galeri Wayang site

loading...

Wayang Krucil (1648)




Raden Pekik di Surabaya membuat wayang Krucil pada tahun 1648 (1571 Caka, dengan sengkalan: watu tunggangngane buta widadari). Wayang ini dibuat dari kayu pipih (papan) berbentuk seperti
wayang kulit dan diukir seperlunya. Hanya tangan-tangannya terbuat dari kulit. Pertunjukan wayang ini dilakukan pada umumnya di siang hari dan tidak menggunakan kelir. Kemudian berkembang pergelaran cerita Damarwulan-Minakjingga dengan menggunakan wayang ini dan disebut Wayang Klithik, sedang wayang Krucil untuk cerita-cerita dari kitab Mahabharata, yang juga banyak disebut wayang golek Purwa. Cerita Damarwulan-Minakjingga adalah melambangkan pertentangan antara Damarwulan sebagai bulan dan Minakjingga sebagai matahari.
Wayang Klithik juga mengenal ciri-ciri menurut gayanya antara lain gaya Yogyakarta, gaya Surakarta, dan gaya Mangkunegaran. (Hits: 6753)


 

NovelWayang PitoyoAmrih

 



 


Terdapat: 0 tayangan dalam 0 halaman. Tampilan: tayangan 0 sampai 0.
Urutkan tayangan berdasar   Dari A (kecil) Dari Z (besar)  


Tak ada tayangan dalam kategori ini.




Tayangan tiap halaman: 

 

 

RSS Feed: Wayang Krucil (1648) (Tayangan baru)

Wayang Pedia