pitoyo.com menu left
pitoyo.com menu right

Advertisement


Buku Pitoyo Amrih

Novel-novel Kisah Dunia Wayang yang kembali diungkap secara lengkap sejak jaman para Dewa, era raja Harjunasasra, kejayaan Sri Rama, sampai kisah perseteruan dua saudara Pandawa dan Kurawa, hingga perang besar Baratayudha. Diakhiri dengan masa kejayaan dan keruntuhan negri Hastinapura di masa raja Parikesit.



KostumAnak Pitoyo.com

Ready stock berbagai kostum profesi untuk anak usia 3 s.d 8 th. Juga melayani pesanan berbagai kostum untuk anak maupun dewasa.


Herbadrink

Minuman Herbal untuk kesehatan. Dibuat dari ekstrak bahan alami, yang diproses dengan teknologi modern dan kualitas sesuai standard Good Manufacturing Practices


bannerkomentar

"..kisah kisah yang sangat bagus!"
Septian


Home
Seri Bisnis di Internet
Membangun Tempat Di Dunia Maya PDF Print E-mail
Written by Pitoyo Amrih   
Sunday, 01 June 2008 07:00

Mungkin karena tema yang saya angkat secara rutin saat ini di pembelajar.com tentang bisnis di internet, dalam beberapa minggu ini saya lumayan banyak dibanjiri pertanyaan-pertanyaan seputar dunia internet. Baik melalui e-mail, ada juga yang kebetulan domisilinya dekat dengan saya tinggal, datang ke rumah saya diskusi mengenai dunia internet dan peluang bisnis di dalamnya. Bahkan ada juga yang tahu-tahu menelepon saya, tanya panjang lebar tentang internet. Sepanjang apa yang saya tahu dan saya punya kesempatan untuk menjelaskan, saya dengan senang hati akan memberikan pendapat saya atas hal tersebut.

Dari sekian banyak pertanyaan, apa yang paling menjadi keingintahuan mereka adalah bagaimana memulai bisnis di internet seputar hal-hal yang bersifat teknis. Beberapa kali artikel saya sebelumnya memuat lebih banyak pada wilayah ide dan gagasan. Kalau meminjam konsepnya Stephen Covey adalah “Begin with the end in mind”, apa yang saya utarakan di artikel-artikel ini masih berkutat pada wilayah konsep, teori-teori –walaupun mungkin masih terlalu “jalanan”- tentang internet marketing. Juga wawasan tentang bagaimana sebuah bangunan bisnis internet itu sebaiknya dibuat.

Read more...
 
Internet Bukan Jalan Pintas! PDF Print E-mail
Written by Pitoyo Amrih   
Sunday, 04 May 2008 07:00

Di situs saya pitoyo.com, kebetulan saya sediakan juga modul Iklan Baris gratis dimana para user online bisa dengan bebas memanfaatkan fasilitas ini untuk mengiklankan produk atau usaha mereka di internet. Hanya saja Iklan Baris ini tetap dibatasi jumlah karakter dan banner yang boleh di-upload. Pemanfaatan modul ini oleh para pengguna internet hampir saya bebaskan sepenuhnya. Saya hanya membuat filter secara otomatis hal-hal yang terkait dengan pornografi, dan filter terhadap penggunaan kata yang tidak sopan.

Saya coba hampir tiap hari mengamati perilaku para pengiklan di situs saya. Dari sekian ratus pengirim iklan setiap harinya, saya melihat bahwa iklan itu masih didominasi oleh sesuatu yang terlalu diawang-awang, dan cenderung untuk bisa dikategorikan –kalau orang Jawa Timur bilang- dengan istilah mbujuki, sebuah kata ganti halus dari upaya menipu.

Silahkan anda lihat sendiri, dan mungkin juga terjadi di banyak situs-situs lain yang juga menyediakan layanan Iklan Baris gratis, kata-kata bombastis itu banyak sekali di sana. Kata-kata seperti ‘Raup uang dalam semalam..!’, atau ada juga yang berbunyi ‘hanya modal 75 ribu, bisa menjadi 75 juta dalam sebulan..!’. Bahkan yang lebih gila lagi, ada disana kata-kata semisal ‘dapatkan rahasia teknologi internet, bobol ATM secara legal..!’, atau ‘dapatkan script sedot e-gold..! Anda bisa kaya mendadak..!’

Saya bisa pastikan di sini, iklan-iklan seperti di atas tak lebih adalah sebuah tawaran model bisnis yang biasa disebut sebagai money-game! Tapi mengapa iklan-iklan seperti itu yang masih mendominasi?

Read more...
 
Menempatkan Situs di 'Jalan Raya' (2) PDF Print E-mail
Written by Pitoyo Amrih   
Saturday, 12 April 2008 07:00

Ada seorang teman saya yang beberapa hari lalu mengeluh bagaimana saat itu dia kesulitan mengakses multiply.com. Walaupun ada berita sana-sini yang mengabarkan trik-trik khusus menembus barikade blocking terhadap blog tersebut, tetapi tetap saja akses itu begitu lama dan melelahkan. Pemantik api ‘Fitna’ seorang politisi Belanda itu, telah membuat api berkobar dan sulit dipadamkan. Di dunia nyata kita lihat bagaimana api itu menyulut begitu banyak orang untuk marah. Di dunia maya,.. tidak hanya nyala api itu menyambar apa saja, upaya untuk memadamkannya begitu membabi buta yang justru dapat menimbulkan masalah baru.

Benar! Alih-alih pemerintah yang berupaya agar kemarahan itu tidak berkobar tak terkendali di Indonesia, kebijakan yang dipilih justru sepertinya bakalan membuat sebagian orang kecewa dan mungkin bisa marah. Tidak mudah memang, ketika pemerintah mengambil keputusan untuk memblokir situs video ternama macam Youtube.com. Juga kemudian multiply.com, dan terakhir bahkan merembet ke situs-situs lain yang bisa ditengarai dapat menjadi sarana penyebaran film pendek ‘Fitna’ tersebut.

Teman saya pengguna multiply.com ini, telah menggunakan blog tersebut menjadi semacam buku diari-nya. Menyimpan catatan-catatan penting pekerjaannya. Saya bisa membayangkan bagaimana kesal dirinya. Sesuatu yang tentunya tidak dia bayangkan sebelumnya. Walaupun saat ini sepertinya hal itu sudah berakhir, tapi tidak menjamin hal serupa tidak akan terjadi lagi.

Read more...
 
Menempatkan Situs di 'Jalan Raya' (1) PDF Print E-mail
Written by Pitoyo Amrih   
Monday, 10 March 2008 07:00

Siapa yang tak suka masakan Padang? Saya yakin hampir semua orang pasti menikmati betul bila berkunjung ke rumah makan Padang. Terlepas dari telaahan yang mengatakan tingginya kolesterol yang terkandung, tapi bagaimana pun juga jenis makanan ini telah menjadi sebuah ikon tersendiri bagi masakan khas Indonesia. Begitu dikenal oleh orang manca, dan menjadi tuan rumah bagi bangsa kita. Dimana-mana, entah itu di Jawa, di Sunda, sampai ujung timur Indonesia, pasti tahu dan kenal apa itu masakan Padang.

Dahulu pernah ada sebuah guyonan mengenai rumah makan Padang. Dimana ada perempatan pastilah disana berdiri rumah makan Padang! Maaf,.. saya bukan bermaksud mengolok-olok saudara-saudara kita yang kebetulan berasal dari Sumatra Barat, karena cerita ini sebenarnya mengandung konsep betapa saudara-saudara kita dari Padang ini tahu betul bagaimana melakukan sebuah usaha. Mereka sadar betul arti penting sebuah upaya marketing. Mereka mengerti benar tujuan dari sebuah brand-awareness. Dan bila kita renungi lebih dalam, penempatan usaha mereka di sebuah perempatan adalah sebuah upaya pencitraan yang ‘memang begitulah’ caranya.

Mari coba kita lihat apa yang penting bagi sebuah usaha di dunia nyata (brick and mortar). Saya coba utarakan disini, dari berbagai hal penting, yang pertama kali saya dahulukan adalah masalah lokasi usaha. Lokasi ini meliputi isu mengenai traffic, seberapa padat para costumer itu ‘lewat’ dari dan ke tempat usaha itu. Saya beri ‘lewat’ dengan tanda kutip dalam artian bahwa bila usaha itu berupa toko tentunya mudah kita bayangkan padatnya pengunjung yang lalu-lalang. Toko yang berada di sebuah mall yang sangat ramai pastilah memiliki traffic yang tinggi dibanding toko di sebuah pemukiman sepi. Jabaran lain juga bisa terjadi pada sebuah usaha manufaktur, dimana ‘lewat’ disini bisa diartikan bukan secara fisik sang costumer itu datang dan pergi, tapi bagaimana pesanan itu datang dan pergi. Ditandai dengan seberapa sering dan sibuknya keluar masuk angkutan barang jadi dan bahan baku, pergi dan menuju pabrik itu. Dalam artian, traffic di sini bisa diartikan dengan kalimat sederhana: seberapa mudah tempat usaha itu bisa diakses.

Last Updated on Thursday, 02 December 2010 21:11
Read more...
 
Internet Bagai Sebuah Magnet PDF Print E-mail
Written by Pitoyo Amrih   
Sunday, 03 February 2008 07:00

Beberapa bulan terakhir ini hampir setiap dua malam sekali, acara televisi di rumah seolah di-akuisisi oleh istri saya dengan me-manteng sebuah acara reality-show Supermama di salah satu stasiun TV Swasta Nasional. Acara ini pun beberapa kali sempat mencuri perhatian saya. Bukan pada esensi atau konsep acara itu sendiri yang menurut saya sesuatu hal yang biasa, tapi ada hal yang membuat saya tertarik pada acara ini adalah sosok sang presenter Eko Patrio. Menurut saya dia ini luar biasa, dengan acara yang kurang lebih berdurasi lima jam. Ditayangkan secara langsung tiga kali seminggu, bagaimana dia bisa membawakan acara sehingga selalu memberi kesan segar acara itu dari awal sampai akhir. Apa yang dia sampaikan tidak pernah basi. Sehingga selain dibutuhkan stamina yang prima, juga selalu diperlukan ketrampilan yang tentunya selalu di asah selain tentunya talenta yang dia punyai.

Sehingga keberadaan Eko pada acara tersebut, seperti menjadi sebuah magnet tersendiri. Terbukti ketika suatu saat Eko tidak hadir karena suatu hal sehingga posisinya sebagai host acara digantikan orang lain pada suatu tayangan, konon katanya SMS yang masuk ke acara tersebut bukannya dalam rangka polling terhadap peserta, tapi justru berisi pertanyaan mengapa Eko tidak hadir. Dan pada kenyataannya juga seperti ada yang hilang ketika Eko tidak hadir di sana pada acara tersebut.

Read more...
 
« StartPrev12345678NextEnd »

Page 6 of 8
Like Pitoyo Amrih on FacebookFollow @PitoyoAmrih on Twitter



Copyright © 2019 KupasPitoyo, KumpulanTulisan PitoyoAmrih. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.
Novel Wayang Pitoyo AmrihGaleri Wayang Pitoyo.com



Terbaru

Popular

NovelWayang

GaleriWayang


Powered by Joomla!. Template by Themza Joomla 1.5. Design by Pitoyo.com. Valid XHTML and CSS.

Pitoyo Dotcom | Jl Cemani Indah D-22, Cemani, Grogol, Sukoharjo, Solo 57552, Indonesia | Telp/Fax +62-271-631671

Twitter @PitoyoAmrih
Beli Buku karya Pitoyo Amrih
Kontak Pitoyo Amrih
Facebook Pitoyo Amrih
LinkedIn Pitoyo Amrih
Langganan KupasPitoyo