pitoyo.com menu left
pitoyo.com menu right

Advertisement


Buku Pitoyo Amrih

Novel-novel Kisah Dunia Wayang yang kembali diungkap secara lengkap sejak jaman para Dewa, era raja Harjunasasra, kejayaan Sri Rama, sampai kisah perseteruan dua saudara Pandawa dan Kurawa, hingga perang besar Baratayudha. Diakhiri dengan masa kejayaan dan keruntuhan negri Hastinapura di masa raja Parikesit.



KostumAnak Pitoyo.com

Ready stock berbagai kostum profesi untuk anak usia 3 s.d 8 th. Juga melayani pesanan berbagai kostum untuk anak maupun dewasa.


Herbadrink

Minuman Herbal untuk kesehatan. Dibuat dari ekstrak bahan alami, yang diproses dengan teknologi modern dan kualitas sesuai standard Good Manufacturing Practices


Wayang dan Mahabharata PDF Print E-mail
Artikel Pitoyo Amrih - Seri Wacana Budaya
Written by Pitoyo Amrih   
Saturday, 23 August 2014 09:57


Pengantar tulisan: Salah satu sahabat saya, Muhammad Ihwan, seorang yang berprofesi sebagai staf ahli di sebuah perusahaan kimia besar, telah merampungkan satu buku tebal tentang risalah kisah Mahabharata dari perspektif budaya Jawa. Buku yang sebentar lagi akan diterbitkan. Semakin menambah gairah dan rasa senang, ketika semakin banyak yang mulai menikmati penjelajahannya terhadap wayang dan budaya nusantara umumnya. Bukan melulu kewajiban para akademisi dan praktisi seni dan budaya, kebudayaan bangsa adalah hak dan kewajiban kita semua agar selalu menjadi keseharian kita. Dan sebuah kehormatan ketika saya diminta untuk memberi tulisan pengantar buku. Atas ijin beliau, tulisan saya ini saya publikasikan di sini. Menjelang penerbitan buku itu.

 

Wayang tidak sekedar menyampaikan sebuah cerita. Mahabharata bukan satu-satunya cerita. Itulah uniknya bangsa kita. Sejarah memang meyakini bahwa cerita itu bermula dari naskah sang Vyasa yang bercerita tentang turun-temurun kisah keluarga Bharata. Tapi darimana Vyasa mendapat inspirasi cerita yang terlalu elok bilasaja semua itu sekedar rekaan? Ada yang mengatakan bahwa masa itu memang sulit memberi jarak sebuah karya fiksi dengan karya jusnalistik. Jaman itu para pujangga terbiasa merekam kejadian melalui sebuah idiom-idiom dan perlambang, jaman itu juga mereka selalu saja membuat cerita sebagai alat berita kepada khalayak. Mungkin hal itu pula yang dulu melahirkan karya besar Mahabharata. Lalu bila kisah nan kompleks dan rumit itu terinspirasi dari dunia nyata, dimanakah semua kejadian itu berasal?

Last Updated on Saturday, 23 August 2014 10:16
selengkapnya...
 
Wakil Rakyat Kebanyakan PDF Print E-mail
Lelakon Wayang - Karepe Bilung
Written by Pitoyo Amrih   
Tuesday, 25 February 2014 09:32

 

karepe bilung_gbrTahun ini memang jadi tahun yang kemrungsung bagi para calon wakil wakyat itu. Ya, maaf,.. kalo aku harus ngrasani sampeyan semua. Tapi ya memang begitu itu kenyataannya. Tiba-tiba orang itu berubah. Tidak yang dipusat atau yang di daerah semua. Semua serba ‘pokoknya’, mengesampingkan hal-hal lainnya yang seharusnya lebih penting. Pokoknya aku harus menang saat pilihan nanti. Pokoknya!

 

Nah,.. cara-caranya itu lho? Jaman dulu itu malah lebih mending sepertinya. Walau jaman dulu memang ada gontok-gontokkan. Tapi orang dulu itu sangat hormat pada alam dan sekelilingnya. Tidak ada cerita orang jaman dulu itu kok misalnya merusak pohon. Lha sekarang ini kok kebangetan. Tiap hari aku itu rasanya pengin marah sama sampeyan para caleg itu kok. Bayangkan, tiap hari itu aku mendengar pohon-pohon di jalan pada nangis kesakitan. Badannya ditancapi paku-paku untuk pamer wajah. Belum jadi wakil rakyat, sama pohon-pohon saja sampeyan itu nggak menghormati, apalagi nanti kalo sudah jadi duduk enak di kursi dewan yang terhormat, sama kita rakyat kecil pasti ya lali alias lupa.

Last Updated on Tuesday, 25 February 2014 15:10
Selengkapnya...
 
Idola Anak-anak Kita PDF Print E-mail
Artikel Pitoyo Amrih - Seri Pemberdayaan Diri dan Keluarga
Written by Pitoyo Amrih   
Tuesday, 18 February 2014 13:57

 

Suatu ketika beberapa tahun lalu, seorang teman bercerita dengan rasa bangga tentang anaknya yang ketika itu belum genap usia sepuluh tahun, yang begitu mengidolakan seorang penyanyi muda di sebuah ajang pencarian bakat. Dia bercerita bagaimana anaknya yang tiap hari bernyanyi keras-keras, menghapal lagu, bersemangat meminta orang tuanya untuk membeli gitar dan mengisi sebagian waktunya dengan kursus gitar dan bernyanyi. Saya dengar sang bocah yang kini beranjak remaja cukup sering tampil di pentas-pentas lokal bernyanyi dan memainkan gitar.

Last Updated on Tuesday, 18 February 2014 14:14
Selengkapnya...
 
Menemukan Yudhistira Pada Mandela PDF Print E-mail
Artikel Pitoyo Amrih - Seri Cermin Dunia Wayang
Written by Pitoyo Amrih   
Friday, 13 December 2013 09:08

 

Memetakan karakter dan membuatnya agar bisa selalu konsisten bisa dideskripsikan dalam sebuah novel, bagi saya memang tak mudah. Dan saya sadar bahwa sejak awal saya menulis novel yang didalamnya bisa melibatkan ratusan karakter, bagaimana pun, saya harus bisa mencari cara agar setiap karakter itu tetap bisa konsisten unik dalam pengungkapannya. Karena karakter dalam sebuah novel harus merupakan perwujudan dari bagaimana sosok satu tokoh itu memilih kata-kata dalam dialognya, bagaimana suatu tokoh bersikap atas sebuah kejadian atau keadaan, bagaimana saya harus menggambarkan bahasa tubuh sang tokoh itu.

Salah satu rahasia dapur yang banyak para novelis lakukan adalah dengan membuat pemetaan setiap tokoh karakter dengan sosok padanan yang mudah di-recall dalam ingatan, sejenak kemudian memanggil penghayatannya, dan memvisualisasikan dalam imajinasi kira-kira apa yang akan dilakukan sang sosok padanan bila saya simulasikan berada dalam situasi jalinan plot cerita novel saya, dan kemudian menuangkannya dalam tulisan. Yang muncul kemudian bisa sebuah kalimat dialog, penggambaran bahasa tubuh, deskripsi roman muka wajah.

Last Updated on Friday, 13 December 2013 09:20
Selengkapnya...
 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 2 of 71
Like Pitoyo Amrih on FacebookFollow @PitoyoAmrih on Twitter



Copyright © 2018 KupasPitoyo, KumpulanTulisan PitoyoAmrih. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.
Novel Wayang Pitoyo AmrihGaleri Wayang Pitoyo.com


Komentar NovelWayang

"Sungguh! bukan promosi atau bukan saya melebihkan. Alur ceita yang mas pitoyo tulis sungguh membuat saya terus ingin membaca.. banyak kalimat, kata bijak yang bisa saya jadikan inspirasi dan kekuatan dalam hidup saya.."
Nurman Surachman

novel wayang_snovel wayang_ss

Statistik

 


Flag counters!

 

Kearifan Nusantara

"Tangan mancancang, bahu mamikua" (berani bertanggung jawab)
Kearifan Sumatera Barat

Kutipan

"Banyak jawaban jadi tunggal dan mutlak, ketika banyak pertanyaan tak bisa diam dan kekejaman terus terjadi"
Goenawan Mohamad (Catatan Pinggir 7)

feed-image Feed Entries


Terbaru

Popular

NovelWayang

GaleriWayang


Powered by Joomla!. Template by Themza Joomla 1.5. Design by Pitoyo.com. Valid XHTML and CSS.

Pitoyo Dotcom | Jl Cemani Indah D-22, Cemani, Grogol, Sukoharjo, Solo 57552, Indonesia | Telp/Fax +62-271-631671

Twitter @PitoyoAmrih
Beli Buku karya Pitoyo Amrih
Kontak Pitoyo Amrih
Facebook Pitoyo Amrih
LinkedIn Pitoyo Amrih
Langganan KupasPitoyo