pitoyo.com menu left
pitoyo.com menu right

Advertisement


Buku Pitoyo Amrih

Novel-novel Kisah Dunia Wayang yang kembali diungkap secara lengkap sejak jaman para Dewa, era raja Harjunasasra, kejayaan Sri Rama, sampai kisah perseteruan dua saudara Pandawa dan Kurawa, hingga perang besar Baratayudha. Diakhiri dengan masa kejayaan dan keruntuhan negri Hastinapura di masa raja Parikesit.



KostumAnak Pitoyo.com

Ready stock berbagai kostum profesi untuk anak usia 3 s.d 8 th. Juga melayani pesanan berbagai kostum untuk anak maupun dewasa.


Herbadrink

Minuman Herbal untuk kesehatan. Dibuat dari ekstrak bahan alami, yang diproses dengan teknologi modern dan kualitas sesuai standard Good Manufacturing Practices


Dilema Sang Salya PDF Print E-mail
Artikel Pitoyo Amrih - Seri Cermin Dunia Wayang
Written by Pitoyo Amrih   
Tuesday, 30 October 2012 11:36

Saya pikir cukup detail, saya coba menggambarkan kisah seorang Salya, raja besar negri Mandraka, dalam cerita berbentuk novel di buku saya berjudul “Narasoma, Ksatria Pembela Kurawa” (Pinus, 2007). Saya coba uraikan kembali secara singkat kisah kepemimpinan Salya, dari sudut pandang orang ketiga. Dimana saya coba uraikan juga bagaimana penilaian-penilaian saya terhadap karakter Salya ini –yang ketika muda bernama Narasoma-, sehingga hal-hal yang baik bisa memberikan inspirasi bagi kita semua.

Narasoma, si Salya muda, adalah seorang yang keras kepala, dan berani menentang ayahnya atas didikan yang diberikan kepadanya. Narasoma yang kemudian memilih untuk pergi dari istana mengembara karena selisih pahamnya dengan Prabu Mandrapati, ayahnya. Apa yang bisa menjadi inspirasi kemudian, adalah ketika Salya muda ini mengambil keputusan yang berakibat sepanjang hidupnya dia harus mengelola keraguan-keraguan sepanjang hidupnya. Bagaimana dia memimpin dirinya sendiri untuk menghadapi kebimbangan dirinya atas apa yang pernah dia lakukan ketika muda.Dan bagaimana dia kemudian memutuskan menghadapi setiap konsekuensi dari apa yang pernah diputuskannya, walaupun dia sadar semua pihak bisa jadi akan melihatnya sebagai seorang yang membela kejahatan.

Narasoma kebetulan lahir dan dibesarkan di suatu negri bernama Mandraka, yang memegang budaya dan anggapan bahwa pernikahan campuran adalah sebuah aib. Apalagi bila sampai berhubungan dengan ras bangsa Raksasa, yang dianggap lebih rendah di negri ini. Hal itu akan menjadi malu keluarga.

Last Updated on Tuesday, 30 October 2012 11:58
Selengkapnya..
 
KPK-Polri ala Karna-Salya PDF Print E-mail
Artikel Pitoyo Amrih - Seri Cermin Dunia Wayang
Written by Pitoyo Amrih   
Thursday, 18 October 2012 09:03

Membaca majalah Tempo minggu ini, ada hal menarik ketika mencermati berita tentang kisruh KPK-Polri yang belakangan begitu kentara dipertontonkan di panggung politik negri ini. Detik-detik menjelang Presiden memberi pidato dalam mengambil keputusan untuk mengelola perkembangan yang terjadi, sehari menjelang ternyata masih hangat perdebatan dan adu argumentasi antara Ketua KPK dan Bapak Kapolri dalam upaya memberi penjelasan dari perspektif hukum dan etika bahwa apa yang institusi mereka masing-masing lakukan adalah benar.

Satu lagi yang menjadi perhatian saya ketika membaca berita itu, adalah bahwa hari ketika kedua pemimpin institusi terhormat itu saling berbeda pendapat, beliau berdua sama-sama tengah menjalankan ibadah puasa. Nah!

Last Updated on Thursday, 18 October 2012 09:11
Selengkapnya..
 
Antara Jokowi, Kresna dan Petruk PDF Print E-mail
Artikel Pitoyo Amrih - Seri Cermin Dunia Wayang
Written by Pitoyo Amrih   
Monday, 01 October 2012 09:27

 

Perhitungan resmi KPU untuk pemilihan gubernur DKI tahun 2012 ini sudah paripurna. Dan memang benar sesuai dengan prediksi hitung cepat. Maka Jokowi pun segera bersiap menjadi gubernur baru di ibukota Indonesia ini, dengan segudang problematikanya.

Semua pun terhenyak, ada yang menggagas, menganalisa. Sebuah fenomena baru terjadi. Dukungan partai politik tidak lagi menjadi tolok ukur seseorang pasti terpilih memimpin. Wajah ganteng wibawa gaya seorang pemimpin bukan lagi jaminan dialah sang pemimpin. Rakyat ibukota ternyata lebih suka memilih seseorang yang tidak mau dikawal, makan seadanya dipinggir jalan, dan tidak lebih gagah dari ajudannya.

Pak Jokowi adalah seorang biasa. Tapi justru biasa-nya adalah luar biasanya. Saya pertama kali mengenal beliau sekitar tahun 2003. Sebuah perhelatan digelar kala itu sekedar untuk acara temu kangen antar teman. Pak Jokowi diundang karena yang punya gawe ketika itu adalah calon Wakil Walikota Solo, pak Rudy, sementara pak Jokowi adalah calon Walikota-nya. Dan saya dilibatkan karena kebetulan saya dan pak Rudy pernah bersama bekerja, susah dan senang bersama. Dan saat itu saya dan pak Jokowi duduk bersebelahan. Sejenak berjabatan tangan berkenalan. Biasa saja, tak ada yang istimewa. Saat itu saya juga berpikir beliau terlalu biasa untuk seorang calon walikota.

Last Updated on Thursday, 04 October 2012 11:34
Selengkapnya..
 
Merubah Diri PDF Print E-mail
Artikel Pitoyo Amrih - Seri Cermin Dunia Wayang
Written by Pitoyo Amrih   
Friday, 14 September 2012 10:40

 

"..Dunia ini begitu rapuh..."

"..Lalu., mengapa masih mengeluh..?" 

"..karena saya juga sangat rapuh.." 

Sang penanya hanya menghela nafas panjang sambil pandangan matanya menerawang jauh ke arah keramaian sudut ibukota kerajaan Hastinapura. Sang penanya ini adalah seorang yang tua, wajahnya sayu, tatapan mata wibawa, dengan alis mata, kumis dan jenggot tipis yang kelihatan memutih. Memakai pakaian seorang bangsawan, membawa tongkat sebagai penopang sebelah kakinya yang terlihat cacat lebih pendek. Dialah yang dikenal sebagai penasehat agung kerajaan Hastinapura, bernama Arya Widura.  


Last Updated on Friday, 14 September 2012 10:48
Selengkapnya..
 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 8 of 71
Like Pitoyo Amrih on FacebookFollow @PitoyoAmrih on Twitter



Copyright © 2018 KupasPitoyo, KumpulanTulisan PitoyoAmrih. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.
Novel Wayang Pitoyo AmrihGaleri Wayang Pitoyo.com


Komentar NovelWayang

"..baca novel karangannya pitoyo amrih! Recommended buat yg suka tokoh pewayangan"
Fetty Nuzuliyah

novel wayang_snovel wayang_ss

Statistik

 


Flag counters!

 

Kearifan Nusantara

"Ojo Milik Barang Kang Elok, Ojo Mangro Mundak Kendo"
Kearifan Jawa

Kutipan

"Jika Anda ingin berjalan dengan cepat jalanlah sendirian, jika Anda ingin berjalan jauh jalanlah dengan sahabat"
Mario Teguh

feed-image Feed Entries


Terbaru

Popular

NovelWayang

GaleriWayang


Powered by Joomla!. Template by Themza Joomla 1.5. Design by Pitoyo.com. Valid XHTML and CSS.

Pitoyo Dotcom | Jl Cemani Indah D-22, Cemani, Grogol, Sukoharjo, Solo 57552, Indonesia | Telp/Fax +62-271-631671

Twitter @PitoyoAmrih
Beli Buku karya Pitoyo Amrih
Kontak Pitoyo Amrih
Facebook Pitoyo Amrih
LinkedIn Pitoyo Amrih
Langganan KupasPitoyo