pitoyo.com menu left
pitoyo.com menu right

Advertisement


Buku Pitoyo Amrih

Novel-novel Kisah Dunia Wayang yang kembali diungkap secara lengkap sejak jaman para Dewa, era raja Harjunasasra, kejayaan Sri Rama, sampai kisah perseteruan dua saudara Pandawa dan Kurawa, hingga perang besar Baratayudha. Diakhiri dengan masa kejayaan dan keruntuhan negri Hastinapura di masa raja Parikesit.



KostumAnak Pitoyo.com

Ready stock berbagai kostum profesi untuk anak usia 3 s.d 8 th. Juga melayani pesanan berbagai kostum untuk anak maupun dewasa.


Herbadrink

Minuman Herbal untuk kesehatan. Dibuat dari ekstrak bahan alami, yang diproses dengan teknologi modern dan kualitas sesuai standard Good Manufacturing Practices


Ranjapan PDF Print E-mail
Lelakon Wayang - Suluk Tanpa Lagu
Written by Pitoyo Amrih   
Wednesday, 13 February 2013 12:04

Tanah itu masih basah darah

Merinding tak terkira

Ketika tubuh terluka parah

Menggenggam gendewa

 

Aku berdiri melihat merah

Sang tampan yang terbata

Tanpa amarah Glinggang memecah

Walau semua murka

 

Last Updated on Wednesday, 13 February 2013 12:27
Selengkapnya..
 
Blusukan sambil Ngangkang PDF Print E-mail
Lelakon Wayang - Karepe Bilung
Written by Pitoyo Amrih   
Wednesday, 09 January 2013 15:01

karepe bilung gbrWeih! Ini bagus ini,.. dua kata bahasa Jawa yang tadinya jarang diomongkan, hanya jadi guyonan saudara-saudara di desa, itupun pelosok, sekarang kok jadi me-nusantara. Semua seantero Indonesia kini tahu apa itu ‘blusukan’ dan arti kata ‘ngangkang’. Tapi ya itu, sebagian orang menggagas keras nan serius kedua kata ini, tapi sebagian lagi di belakang terkekeh mengejek. Wong ‘blusukan’ dan ‘ngangkang’ kok tiba-tiba menjadi kata yang sering diucap dan ditulis akhir-akhir ini. Di berita koran, televisi, internet. Ada yang berdebat seru berdiskusi, ada yang menjadikannya lelucon.

Kalau dari kata Jawa, ‘blusukan’ itu artinya apa ya? Coba aku ingat-ingat. Waktu aku kecil dulu, kang Togog suka mewanti-wanti supaya aku tidak dolan blusukan, bisa digigit ular, kena duri, nanti bisa kesambet. Berarti kira-kira ‘blusukan’ itu artinya ya pergi ke tempat rimbun, kotor, kebon liar. ‘Blusukan’ mungkin juga boleh diartikan dengan pergi ke tempat yang jarang atau belum pernah disinggahi orang. Sehingga yang melakukan blusukan akan kemungkinan mendapat resiko. Resiko badan kotor, menjadi bau, luka mungkin, atau bahkan sakit. ‘Blusukan’ juga diartikan sebagai kegiatan yang spontanitas, tak direncana, tanpa ijin, diam-diam.

 

Last Updated on Wednesday, 09 January 2013 15:12
Selengkapnya..
 
Pelajaran Adam Lanza bagi semua Keluarga PDF Print E-mail
Artikel Pitoyo Amrih - Seri Pemberdayaan Diri dan Keluarga
Written by Pitoyo Amrih   
Wednesday, 26 December 2012 11:07

Banyak orang Indonesia silau dengan negri Amerika. Sebagian ada yang bahkan berandai bisa hidup di sana. Negri yang menjunjung tinggi kebebasan katanya. Rujukan tentang bagaimana demokrasi seharusnya dipraktekkan. Banyak negri yang juga membuat semacam road-map dengan pernak-pernik perikehidupan yang mengacu pada model negri Amerika sebagai rumusan. Tapi benarkah negri ini memang sebuah negri impian? Tragedi yang baru saja terjadi di Connecticut tentang seorang Adam Lanza, yang pada usia belianya –entah apa yang ada di benaknya- membunuh orang-orang di tengah kehidupan kota yang damai dan tentram, seharusnya membuat kita  semua bertanya, benarkah model kehidupan negri Amerika memang bisa dijadikan acuan? Apakah kejadian itu hanya sebuah anomali serba kebetulan, ataukah memang Adam Lanza adalah puncak gunung es sebuah tata kehidupan negri yang sebenarnya sedang sakit?


Last Updated on Wednesday, 26 December 2012 11:11
Selengkapnya...
 
Hambalang PDF Print E-mail
Lelakon Wayang - Karepe Bilung
Written by Pitoyo Amrih   
Saturday, 15 December 2012 10:15

karepe bilung_gbrWah! Kumpul dengan para sesepuh budaya memang selalu menyenangkan. Beliau-beliau ini selalu saja bisa melihat dari sisi yang berbeda. Berbicara menyampaikan pendapat tentang suatu keadaan yang terjadi di sekitar. Kadang mengalun mengomentari masalah dengan santun, sesekali menukik, berteriak keras, bisa-bisa berbelok berkelok sampai kepada tempat yang sama sekali aku baru lihat. Ah! Begitu menyenangkan!

Salah satu dari beliau ini pernah bertanya kepadaku. Tentang bagaimana aku merasakan ‘kahanan’. Karena itulah yang biasa menjadi bahan untukku agar bisa terus berkata, terus berceloteh, terus menyampaikan karep. Ah! Bingung juga kalau aku musti menjelaskan apakah arti ‘kahanan’. Mungkin bahasa Indonesia bisa didekati dengan arti ‘keadaan’. Tapi kalau direnungi, maksud ‘kahanan’ tidak sesederhana ‘keadaan’. Karena ‘keadaan’ biasanya hanya dikenali dengan panca indera, mata, telinga. Tapi ‘kahanan’ lebih dari itu. Harus juga dikenali dengan rasa, hati, intelektual spiritual,.. wuiihh, istilahku ini lama-lama kok ya sulit kupahami sendiri..

 

Last Updated on Saturday, 15 December 2012 10:26
Selengkapnya...
 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 5 of 70
Like Pitoyo Amrih on FacebookFollow @PitoyoAmrih on Twitter



Copyright © 2017 KupasPitoyo, KumpulanTulisan PitoyoAmrih. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.
Novel Wayang Pitoyo AmrihGaleri Wayang Pitoyo.com


Komentar NovelWayang

"Buku NARAS0MA, belajar sifat dan perwatakan manusia. Saya suka!"
Malinda Pudyastuti

novel wayang_snovel wayang_ss

Statistik

 


Flag counters!

 

Kearifan Nusantara

"Hidup jelang menjelang" (dalam pergaulan hendaknya saling kunjung mengunjungi)
Kearifan Riau

Kutipan

"as much as we might like somethings to remain suspended in time, they never do."
Dexter Morgan







feed-image Feed Entries


Terbaru

Popular

NovelWayang

GaleriWayang


Powered by Joomla!. Template by Themza Joomla 1.5. Design by Pitoyo.com. Valid XHTML and CSS.

Pitoyo Dotcom | Jl Cemani Indah D-22, Cemani, Grogol, Sukoharjo, Solo 57552, Indonesia | Telp/Fax +62-271-631671

Twitter @PitoyoAmrih
Beli Buku karya Pitoyo Amrih
Kontak Pitoyo Amrih
Facebook Pitoyo Amrih
LinkedIn Pitoyo Amrih
Langganan KupasPitoyo