pitoyo.com menu left
pitoyo.com menu right

Advertisement


Buku Pitoyo Amrih

Novel-novel Kisah Dunia Wayang yang kembali diungkap secara lengkap sejak jaman para Dewa, era raja Harjunasasra, kejayaan Sri Rama, sampai kisah perseteruan dua saudara Pandawa dan Kurawa, hingga perang besar Baratayudha. Diakhiri dengan masa kejayaan dan keruntuhan negri Hastinapura di masa raja Parikesit.



KostumAnak Pitoyo.com

Ready stock berbagai kostum profesi untuk anak usia 3 s.d 8 th. Juga melayani pesanan berbagai kostum untuk anak maupun dewasa.


Herbadrink

Minuman Herbal untuk kesehatan. Dibuat dari ekstrak bahan alami, yang diproses dengan teknologi modern dan kualitas sesuai standard Good Manufacturing Practices


Mencari Makrifat Cinta PDF Print E-mail
Artikel Pitoyo Amrih - Seri Pemberdayaan Diri dan Keluarga
Written by Pitoyo Amrih   
Friday, 15 February 2013 17:50

Sebagian besar perempuan berkerudung itu seperti terlihat canggung ketika harus memasuki Music Room Hotel Sunan Solo. Dan rasa kikuk mereka pun cair ketika acara dimulai dan Gus Candra Malik dengan senyum mengembang berkata bahwa kalimat kalimat Allah seharusnya menjangkau semua tempat dibumi ini, agar tak ada lagi kecurigaan.

Adalah suatu siang di hari Selasa, 12 Februari 2013. Suasana mendung gerimis di luar sama sekali tak tercium murungnya sampai ke Ruang Music Room yang terletak di pojok temaram area basement bangunan hotel. Dan kesan menentramkan pun segera menyeruak ketika Gus Candra membuka acara dengan lagunya “Seluruh Nafas”. Terasa sekali getar suasana religi menghapus prasangka atmosfir Music Room saat mulai syair itu terdendang. “..Bila kau sebut nama Allah terus-menerus dan tak berhenti.. Maka Kasih dan Sayang-Nya pun menyatu denyut nadi dan darahmu.. “

Sungguh sebuah kehormatan bagi saya, Gus Candra meminta saya untuk menjadi salah satu pembicara pada siang itu. Membedah buku tulisannya berjudul “Makrifat Cinta”. Menemani pembicara lain yang tentunya lebih mumpuni bila diminta bicara secara keilmuan tentang Tasawuf dan semacamnya, Ustadz KH Dian Nafi, pengasuh pondok pesantren Al-Muayyad, Windan, Solo. Dipandu oleh moderator, seorang penulis dan pembawa acara dari kota Yogyakarta, mas Puthut EA.

Last Updated on Friday, 15 February 2013 18:12
Selengkapnya...
 
Ranjapan PDF Print E-mail
Lelakon Wayang - Suluk Tanpa Lagu
Written by Pitoyo Amrih   
Wednesday, 13 February 2013 12:04

Tanah itu masih basah darah

Merinding tak terkira

Ketika tubuh terluka parah

Menggenggam gendewa

 

Aku berdiri melihat merah

Sang tampan yang terbata

Tanpa amarah Glinggang memecah

Walau semua murka

 

Last Updated on Wednesday, 13 February 2013 12:27
Selengkapnya..
 
Blusukan sambil Ngangkang PDF Print E-mail
Lelakon Wayang - Karepe Bilung
Written by Pitoyo Amrih   
Wednesday, 09 January 2013 15:01

karepe bilung gbrWeih! Ini bagus ini,.. dua kata bahasa Jawa yang tadinya jarang diomongkan, hanya jadi guyonan saudara-saudara di desa, itupun pelosok, sekarang kok jadi me-nusantara. Semua seantero Indonesia kini tahu apa itu ‘blusukan’ dan arti kata ‘ngangkang’. Tapi ya itu, sebagian orang menggagas keras nan serius kedua kata ini, tapi sebagian lagi di belakang terkekeh mengejek. Wong ‘blusukan’ dan ‘ngangkang’ kok tiba-tiba menjadi kata yang sering diucap dan ditulis akhir-akhir ini. Di berita koran, televisi, internet. Ada yang berdebat seru berdiskusi, ada yang menjadikannya lelucon.

Kalau dari kata Jawa, ‘blusukan’ itu artinya apa ya? Coba aku ingat-ingat. Waktu aku kecil dulu, kang Togog suka mewanti-wanti supaya aku tidak dolan blusukan, bisa digigit ular, kena duri, nanti bisa kesambet. Berarti kira-kira ‘blusukan’ itu artinya ya pergi ke tempat rimbun, kotor, kebon liar. ‘Blusukan’ mungkin juga boleh diartikan dengan pergi ke tempat yang jarang atau belum pernah disinggahi orang. Sehingga yang melakukan blusukan akan kemungkinan mendapat resiko. Resiko badan kotor, menjadi bau, luka mungkin, atau bahkan sakit. ‘Blusukan’ juga diartikan sebagai kegiatan yang spontanitas, tak direncana, tanpa ijin, diam-diam.

 

Last Updated on Wednesday, 09 January 2013 15:12
Selengkapnya..
 
Pelajaran Adam Lanza bagi semua Keluarga PDF Print E-mail
Artikel Pitoyo Amrih - Seri Pemberdayaan Diri dan Keluarga
Written by Pitoyo Amrih   
Wednesday, 26 December 2012 11:07

Banyak orang Indonesia silau dengan negri Amerika. Sebagian ada yang bahkan berandai bisa hidup di sana. Negri yang menjunjung tinggi kebebasan katanya. Rujukan tentang bagaimana demokrasi seharusnya dipraktekkan. Banyak negri yang juga membuat semacam road-map dengan pernak-pernik perikehidupan yang mengacu pada model negri Amerika sebagai rumusan. Tapi benarkah negri ini memang sebuah negri impian? Tragedi yang baru saja terjadi di Connecticut tentang seorang Adam Lanza, yang pada usia belianya –entah apa yang ada di benaknya- membunuh orang-orang di tengah kehidupan kota yang damai dan tentram, seharusnya membuat kita  semua bertanya, benarkah model kehidupan negri Amerika memang bisa dijadikan acuan? Apakah kejadian itu hanya sebuah anomali serba kebetulan, ataukah memang Adam Lanza adalah puncak gunung es sebuah tata kehidupan negri yang sebenarnya sedang sakit?


Last Updated on Wednesday, 26 December 2012 11:11
Selengkapnya...
 
« StartPrev12345678910NextEnd »

Page 5 of 70
Like Pitoyo Amrih on FacebookFollow @PitoyoAmrih on Twitter



Copyright © 2018 KupasPitoyo, KumpulanTulisan PitoyoAmrih. All Rights Reserved.
Joomla! is Free Software released under the GNU/GPL License.
Novel Wayang Pitoyo AmrihGaleri Wayang Pitoyo.com


Komentar NovelWayang

"..episode demi episode yg panjang namun tak membosankan membuat saya mengejar semua kisah yg berhubungan dg. kehidupan para Pandawa dan Kurawa. Salah satunya karya Pitoyo Amrih ini"
Niratisaya

novel wayang_snovel wayang_ss

Statistik

 


Flag counters!

 

Kearifan Nusantara

"Tangan mancancang, bahu mamikua" (berani bertanggung jawab)
Kearifan Sumatera Barat

Kutipan

"Cinta tidak mengajari kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta tidak mengajari kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta tidak melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat."
HAMKA

feed-image Feed Entries


Terbaru

Popular

NovelWayang

GaleriWayang


Powered by Joomla!. Template by Themza Joomla 1.5. Design by Pitoyo.com. Valid XHTML and CSS.

Pitoyo Dotcom | Jl Cemani Indah D-22, Cemani, Grogol, Sukoharjo, Solo 57552, Indonesia | Telp/Fax +62-271-631671

Twitter @PitoyoAmrih
Beli Buku karya Pitoyo Amrih
Kontak Pitoyo Amrih
Facebook Pitoyo Amrih
LinkedIn Pitoyo Amrih
Langganan KupasPitoyo