Pencarian selanjutnya
 
User Terdaftar

Username:

Password:

Log in otomatis pada kunjungan berikutnya?

» Lupa password
» Regristrasi
Random tayangan

Macan Wulung
Macan Wulung
Wayang Wasana
Komentar: 0


Tentang Pitoyo Amrih

Pitoyo Amrih

NovelWayang PitoyoAmrih


Flag counters!

 

 

 

 
Contribute only 1 USD to save Wayang Indonesia will always be The World Masterpiece of Intangible Cultural Heritage of Humanity


Wayang Kertas (1244)




Karena gambar-gambar yang terdapat pada daun tal itu terlalu kecil untuk dipertunjukan, maka Raden Kudalaleyan atau yang disebut Prabu Surya Hamiluhur dari Pajajaran memperbesar gambar wayang tersebut di atas kertas pada tahun 1244 (1166 Caka, dengan sengkalan: hyang gono rupaning jalmo).
Seni pertunjukkan Wayang Kertas saat ini masih bertahan di beberapa daerah pedesaan di Jawa. Pertimbangan penggunaan Wayang Kertas lebih banyak karena pertimbangan ekonomis. Pentas Wayang Kertas biasanya juga lebih banyak diperuntukkan bagi anak-anak.
Pengrajin Wayang Kertas juga biasanya membuat hasil kerajinan untuk dijual sebagai peraga wayang bagi anak-anak. (Hits: 1174)


 

NovelWayang PitoyoAmrih

 



 


Terdapat: 0 tayangan dalam 0 halaman. Tampilan: tayangan 0 sampai 0.
Urutkan tayangan berdasar   Dari A (kecil) Dari Z (besar)  


Tak ada tayangan dalam kategori ini.




Tayangan tiap halaman: 

 

 

RSS Feed: Wayang Kertas (1244) (Tayangan baru)

Wayang Pedia

Buku Pitoyo Amrih

↑ Grab this Headline Animator