Agar bisa mendapatkan gambaran mengenai apa itu OEE, saya mulai dengan sebuah cerita: 

Ada sebuah perusahaan fiktif bernama PT MAJU. Perusahaan ini memproduksi air mineral dalam kemasan gelas plastik. Mesin yang dimiliki perusahaan ini adalah mesin pembentuk gelas plastik sekaligus mengisi air mineral, sebanyak dua unit.

Bulan ini pesanan begitu meningkat. Bagian pemasaran yang telah berhasil melakukan promosi membuat bagian produksi jungkir-balik selama dua puluh empat jam menjalankan mesinnya untuk mengejar permintaan bagian pemasaran. Dan sudah terlihat di depan mata, bulan depan pesanan bagian pemasaran naik 30 % dari bulan sekarang. Sementara bulan ini mesin telah jalan siang malam, bahkan minggu pun masuk untuk mengejar kekurangannya.

Selengkapnya: Balada PT Maju (1)

Satu malam berlalu dan pak Amat hampir tidak bisa tidur malam itu membayangkan harus membeli mesin lagi untuk memenuhi permintaan produksi. Ada hal mengganjal yang memenuhi pikiran logikanya. Pagi-pagi pak Amat sudah berada di pabriknya, mesin masih terlihat beroperasi. Dia panggil pak Joni yang tampaknya juga sudah datang dan sedang mengamati jalannya mesin.

“Semalam saya sudah baca proposalmu, pak Joni. Kamu butuh nambah satu mesin lagi rupanya. Dan hitunganmu untuk mencapai titik impas selama enam tahun sepertinya juga masuk akal..”, kata pak Amat.

Selengkapnya: Balada PT Maju (2)

Lama ruangan menjadi sepi. Pak Amat tetap duduk di situ. Kok, petugas shift sore lama bener, ya? Begitu mungkin pikirnya. Seperempat jam kemudian tampak sang operator giliran sore untuk kedua mesin masuk ruangan produksi.

“Sore, pak..,.”sapa sang operator.

“Sore.., bukannya anda seharusnya masuk pukul empat?”, tanya pak Amat.

“Betul, pak! Kami masuk jam empat. Setelah absen di pos jaga depan kami harus memarkir kendaraan kami dulu, kemudian ganti baju di locker, baru masuk kemari, pak..”

“Hmm..” kembali pak Amat tampak mengernyitkan dahi.  

 Malam semakin larut, pak Amat masih juga duduk disitu. Suatu ketika, mesin A  tiba-tiba berhenti. Sang operator tampak kebingungan atas berhentinya mesin. Kutak-kutiksana sini sia-sia tidak juga membuat mesin kembali beroperasi.

Selengkapnya: Balada PT Maju (3)

Ketika dikomfirmasi ke pak Joni mengenai hal tersebut, pak Joni pun memberikan argumentasi kepada pak Amat, “Wah, pak..begitulah selama ini kita bekerja. Siang malam harus menggenjot mesin memenuhi permintaan pemasaran. Saya pikir tak ada salahnya para operator sesekali menikmati waktu rehatnya lebih sedikit. Terkadang mereka terlihat sangat tertekan..” kilah pak Joni. “Dan saya pikir wajar kalau sesekali mesin rusak, mungkin itulah wujud protes mesin yang bekerja siang malam..”demikian pak Joni melanjutkan argumentasinya.

Esok harinya, tampak pak Amat kembali duduk di tempak duduknya kemaren. Tepat di tengah kedua mesin yang sedang beroperasi. Tampak pak Amat berdiam diri seakan berkonsentrasi mengamati kedua mesin. Duduk tertunduk dengan mata terpejam seperti layaknya sedang bertapa.

Selengkapnya: Balada PT Maju (4)

Page 1 of 3

Ada sebuah perusahaan fiktif bernama PT MAJU. Perusahaan ini memproduksi air mineral dalam kemasan gelasplastik. Mesin yang dimiliki perusahaan ini adalah mesin pembentuk gelas plastik sekaligus mengisi air mineral, sebanyak dua unit.

Bulan ini pesanan begitu meningkat. Bagian pemasaran yang telah berhasil melakukan promosi membuat bagian produksi jungkir-balik selama dua puluh empat jam menjalankan mesinnya untuk mengejar permintaan bagian pemasaran. Dan sudah terlihat di depan mata, bulan depan pesanan bagian pemasaran naik 30 % dari bulan sekarang. Sementara bulan ini mesin telah jalan siang malam, bahkan minggu pun masuk untuk mengejar kekurangannya.

“Gila! Harus segera saya usulkan membeli satu unit mesin lagi untuk mengejar permintaan bulan depan,” teriak Pak Joni, sang kepala produksi. “Dan awal bulan depan mesin itu sudah di sini..!” imbuhnya.   ...selengkapnya

Bookmark This

Follow Us

Powered by CoalaWeb

 

KupasPitoyo, KumpulanTulisan Pitoyo Amrih, yang juga berbicara tentang Pemberdayaan Diri, ..pemberdayaan berkesinambungan bagi diri sendiri, keluarga, dan bangsa... khususnya melalui budaya... selengkapnya..

Pitoyo Amrih.... terlibat aktif dalam perumusan penerapan konsep-konsep TPM (Total Productive Maintenance) di perusahaan tempatnya bekerja. Juga pernah memimpin kajian dan penerapan rumusan OEE (Overall Equipment Effectiveness) yang bisa.....  ...selengkapnya