Sebuah perusahaan kurir angkutan sebutlah namanya PT Cepat mendapat order kiriman antar pulau. Termasuk dalam pesanan tersebut, perusahaan ini juga harus membuat menyiapkan kotak kayu ukuran 1 x 1 meter, untuk mengangkut produk klien mereka yang berbentuk kemasan karton box ukuran 50 x 50 cm. Puluhan jumlahnya. Sehingga setiap kotak kayu akan berisi 4 karton box. Jadilah PT Cepat segera memesan kotak kayu ke pabrik rekanan. Dalam tiga hari jadi limabelas kotak kayu. Tapi ada yang aneh, ketika semua karton box datang untuk segera dimasukkan dalam kotak kayu, sebagian karton box masuk secara mudah bahkan terasa longgar, sebagian lagi terasa sangat pas, tapi sebagian lagi kok begitu ketat sehingga karton box harus dipaksa masuk. Yang diperkirakan akan menyulitkan saat nanti membongkar mengambil karton box kembali di tempat tujuan. Apa yang terjadi?

Selengkapnya: Mengapa Perlu Kalibrasi?

Page 4 of 4

Ada sebuah perusahaan fiktif bernama PT MAJU. Perusahaan ini memproduksi air mineral dalam kemasan gelasplastik. Mesin yang dimiliki perusahaan ini adalah mesin pembentuk gelas plastik sekaligus mengisi air mineral, sebanyak dua unit.

Bulan ini pesanan begitu meningkat. Bagian pemasaran yang telah berhasil melakukan promosi membuat bagian produksi jungkir-balik selama dua puluh empat jam menjalankan mesinnya untuk mengejar permintaan bagian pemasaran. Dan sudah terlihat di depan mata, bulan depan pesanan bagian pemasaran naik 30 % dari bulan sekarang. Sementara bulan ini mesin telah jalan siang malam, bahkan minggu pun masuk untuk mengejar kekurangannya.

“Gila! Harus segera saya usulkan membeli satu unit mesin lagi untuk mengejar permintaan bulan depan,” teriak Pak Joni, sang kepala produksi. “Dan awal bulan depan mesin itu sudah di sini..!” imbuhnya.   ...selengkapnya

Bookmark This

Follow Us

Powered by CoalaWeb

 

KupasPitoyo, KumpulanTulisan Pitoyo Amrih, yang juga berbicara tentang Pemberdayaan Diri, ..pemberdayaan berkesinambungan bagi diri sendiri, keluarga, dan bangsa... khususnya melalui budaya... selengkapnya..

Pitoyo Amrih.... terlibat aktif dalam perumusan penerapan konsep-konsep TPM (Total Productive Maintenance) di perusahaan tempatnya bekerja. Juga pernah memimpin kajian dan penerapan rumusan OEE (Overall Equipment Effectiveness) yang bisa.....  ...selengkapnya